Syarat Dan Jumlah Zakat Hasil Tambang Yang Wajib Ditunaikan

Salah satu harta yang harus dikeluarkan zakatnya adalah harta yang diperoleh dari hasil tambang. Hasil tambang diantaranya adalah emas, batu bara, marmer dan masih banyak lagi. Dimana zakat yang dikeluarkan tentu ada kriteria dan juga aturannya.

Syarat dikeluarkannya zakat adalah ketika sudah mencapai nishab dan haul. Khusus untuk hasil tambang zakatnya tidak harus menunggu haul atau satu tahun. Setiap dikeluarkannya atau dihasilkan barang-barang tambang dan mencapai nishab, maka saat itu sudah harus dikeluarkan zakatnya.

Syarat Zakat Hasil Tambang Yang Wajib Ditunaikan

Setiap ibadah yang dilakukan dalam islam selalu ada syarat sah yang ditetapkan. Dimana syarat syah tersebut tidak boleh ada satupun yang dilanggar termasuk ketika mengeluarkan zakat. Salah satu barang atau benda yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah barang tambang. Adapun syarat barang tambang yang wajib dizakati adalah sebagai berikut:

  • Halal

Syarat sah berzakat yang pertama adalah halal. Kehalalan juga berlaku untuk objek barang tambang. Dimana kehalalan ini harus dipastikan mulai dari proses pendirian perusahaan atau kepemilikan sampai proses pengolahan. Jika ada suatu kegiatan haram yang dilakukan selama proses penambangan, maka sudah dapat dipastikan tidak ada kewajiban untuk mengeluarkan zakat.

  • Barang tambang diperoleh dari tanah atau wilayah milik sendiri

Syarat sah dan diwajibkannya zakat barang tambang yang kedua adalah dimana barang tambang yang diperoleh haruslah dari wilayah yang menjadi miliknya secara penuh. Sehingga jika barang tambang diperoleh dari lahan sengketa atau terjadi perang dingin bahkan aksi protes dengan masyarakat yang ada di wilayah tersebut maka bisa jadi proses yang dilakukan ada suatu hal yang tidak benar. Jika selama proses ada hal-hal yang tidak dibenarkan dalam islam, maka tidak wajib dikeluarkan zakatnya dari barang tambang tersebut.

  • Barang dapat berkembang atau menjadi pemasukan

Syarat sah dan wajib dikeluarkan zakatnya untuk barang tambang yaitu barang harus berkembang. Berkembang disini maksudnya adalah barang tambang tersebut mempunyai nilai jual, menguntungkan dan juga dapat menjadi pendapatan atau pemasukan.

  • Mencapai nishab

Syarat sah selanjutnya yang juga menjadi faktor wajib dikeluarkannya zakat barang tambang adalah ketika barang tambang tersebut sudah mencapai jumlah yang ditetapkan. Jika jumlah barang tambang belum mencapai nishab maka tidak wajib untuk dikeluarkan.

Nishab Atau Jumlah Hasil Tambang Yang Wajib Ditunaikan Zakatnya

Mengetahui nishab dari sebuah harta ini sangat penting karena berhubungan dengan jumlah zakat yang akan dikeluarkan dan wajib atau tidaknya harta tersebut dikenai zakat. Adapun nishab barang tambang yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah sebagai berikut:

  • Emas: nishabnya sebesar 91,92 gram, zakat yang dikeluarkan 2,5 persennya.
  • Perak: nishabnya 642 garam dan zakat yang dikeluarkan 2,5%
  • Timah, besi, tembaga dll: berlaku ketentuan nishab dan wajib zakat emas.
  • Batu-batuan salah satunya marmer: berlaku nishab emas dengan zakat yang dikeluarkan 2,5 Kg.
  • Minyak dan gas: berlaku nishab emas dengan zakat sebesar 2,5 Kg.

Itu adalah aturan dan juga nishab serta jumlah yang harus dikeluarkan zakatnya khusus hasil tambang. Jika Anda ingin mempelajari lebih dalam lagi tentang zakat langsung saja kunjungi situs https://hasana.id/. Semoga bermanfaat.