Sejarah Masjid Baiturahman Aceh

Masjid Baiturahman Aceh terletak di pusat kota Banda Aceh, yang mana merupakan simbol kekuatan, Agama, semangan, budaya dan perjuangan rakyat Aceh dari masa – kemasa. Bahkan ketika bencana besar Tsunami yang menimpa aceh pada tahun 2004 silam, Masjid Raya Baiturahman berhasil bertahan, dan dijadikan sebagai tempat pengungsian korban selamat dari bencana tersebut.

Sejarah

Pada sekitar tahun 1612 atau pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, Masjid Raya Baiturahman yang asli pertama kali dibangun. Sejak perang Aceh dengan kolonial Belanda berlangsung, banyak bangunan – bangunan yang rusak, salah satunya adalah Masjid Raya Baiturahman. Masyarakat Aceh menggunakan masjid tersebut sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi pasukan Belanda, setelah pertarungan yang sengit akhirnya pasukan Belanda menembakan suar keatas atap Masjid Raya Baiturahman. Masjid Baiturahman Aceh yang asli masih menggunakan atap yang terbuat dari jerami, sehingga suar dari pasukan Belanda menyebabkan kebakaran masjid tersebut.

Masa Penjajahan Belanda

Sekitar tahun 1879 Belanda membangun kembali Masjid Baiturahman Aceh, setelah sebelumnya Jendral Van Swieten meminta maaf dan berjanji untuk membangun kembali masjid tersebut. Peletakan batu pertama di lakukan oleh Tengku Qadhi Malikul Adil yang mana juga sekaligus menjadi imam pertama Masjid Raya Baiturahman yang baru. Pada tanggal 27 Desember 1881 Masjid Baiturahman Aceh yang baru telah selesai, namun banyak masyakarat aceh yang menolak untuk beribadah, karena dibangun oleh orang Belanda yang tidak lain adalah musuh dari masyarakat Aceh dan Indonesia.

Tempat Wisata Religi

Masjid Raya Baiturahman merupakan saksi bisu dari sejarah masyarakat Aceh, dan saat ini telah dijadikan sebagai Landmark dari Banda Aceh dan masjid kebanggaan masyarakat Aceh. Tidak sedikit wisatawan yang berkunjung ke Masjid Raya Baiturahman, mulai dari untuk beribadah hingga mempelajari sejarah yang ada pada masjid tersebut. Dengan segala ketenaran dan sejarahnya Masjid Baiturahman Aceh bahkan diabadikan dalam bentuk miniatur di Klagenfurt, Karintia, Austria. Taman Minimundus ini merupakan taman miniatur terbesar yang ada didunia dengan banyak sekali miniatur bangunan – bangunan dari seluruh dunia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *